DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA EKONOMI DAN PENDIDIKAN
DAMPAK PANDEMI PADA EKONOMI KELUARGA
Wabah COVID-19 sudah menyebar luas di dunia termasuk di Indonesia,sudah banyak sekali korban yang sudah positif COVID-19 bahkan banyak yang sudah meninggal dunia.Hal ini juga berdampak sangat besar termaasuk pada EKONOMI, banyak sekali para pekerja di Indonesia yang LOCKDOWN sementara waktu karna pandemi ini akibatnya perekonomian mengalami perlambatan .Tidak hanya itu saja bahkan pembangunan yang sedang di bangun atau di renovasi terhambat karna adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ,tidak bisa berkumpul bersama sanak saudara atau bahkan berinteraksi jual beli secara bebas di tempat umum, dan juga dampak yang sangat besar di rasakan banyak keluarga adalah banyak nya pengeluaran dan sedikitnya pemasukan.
Virus COVID-19 ini sangat lah berpengaruh besar, dan belum ada yang menemukan penangkal untuk menghilangkan virus ini. Pemerintah saat ini hanya bisa memberikan aturan yaitu PSBB dan mematuhi penerapan protokol kesehatan 5 m untuk mencegah perambatan virus yang menyebar dengan merajalela , dan bagi yang sudah terkena virus COVID-19 (positif) dan juga yang baru pulang dari luar negri maka akan di karantina sebenarnya yang sudah terpapar COVID-19 harus di rawat di rumah sakit tetapi saat ini rumah sakit telah dipenuhi orang" Yang terkena virus tersebut.
Setelah sudah di terapkan nya PSBB interaksi antar manusia sangat terhalang jika mau keluar saja itu pun jika memang benar benar penting sekali,maka dari pada itu sekarang jika ingin belanja kebanyakan orang memakai HP(aplikasi jual beli) tujuannya adalah supaya mengurangi kerumunan atau mematuhi PSBB, dan lebih simpel untuk berbelanja kebutuhan pokok.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA PENDIDIKAN SUASANA PTM SMA 1 PALAS
Pendemi covid-19 telah mengubah dunia pendidikan mulai dari proses pembelajaran, dimana biasanya dilakukan di dalam kelas dengan tatap muka, namun sejak pandemi berlangsung berubah menjadi belajar daring (dalam jaringan). Guru, siswa dan orang tua dituntut untuk bisa menghadirkan proses pembelajaran yang efektif dan aktif walaupun dilaksanakan dari rumah masing-masing.Bukan hanya kesiapan yang masih perlu dibenahi dari pembelajaran jarak jauh ini.
Banyak kalangan yang ternyata tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar jarak jauh karena terbatasnya kemampuan masyarakat. Banyak di antaranya yang tidak memiliki perangkat yang menunjang pembelajaran jarak jauh ini. Dalam menyikapi fenomena yang terjadi seperti sekarang ini maka perlu adanya tindakan dari pemerintah agar sektor di bidang pendidikan bisa berjalan normal kembali.
Kerja keras para guru selama ini sungguh patut diapresiasi. Di tengah pembatasan sosial akibat wabah covid-19, kita harus tetap semangat mengejar dan mengajar ilmu pengetahuan. Hampir tidak ada yang menyangka, wajah pendidikan akan berubah drastis akibat pandemi covid19
Di SMAN 1 Palas ini sedang diadakannya percobaan tatap muka atau PTM tujuannya adalah supaya siswa-siswi memahami pelajaran yang disampaikan guru karena jika lewat media kebanyakan murid tidak paham dengan materi yang disampaikan dan juga banyak kendala seperti tidak ada sinyal atau jaringan, tidak mempunyai perangkat HP, dan ada pula yang yang tidak memiliki kuota internet. Meskipun masih percobaan tatap muka kami menerapkan anjuran pemerintah yakni dengan mematuhi protokol kesehatan dan pengawasan yang ketat bagi siswa yang tidak mematuhi aturan dari pemerintah
SMA 1 Palas ini juga tidak lupa diadakan vaksinasi bagi siswa-siswi supaya lebih aman ketika PTM dan juga tujuannya adalah supaya aman ketika bisa bertatap muka secara langsung tanpa terhalang oleh masker.
Harapan saya adalah Semoga pandemi covid 19 cepat hilang supaya dan kembali kondisi bisa seperti semula lagi , interaksi antar manusia bisa seperti dulu lagi. Untuk itu Mari kita bersama-sama mematuhi protokol kesehatan yang ada dan tetap menjaga kesehatan.
And Stay at home√


Salam sehat, patuhi prokes
BalasHapus🙏
BalasHapus